Pertemanan antara laki-laki dan perempuan selalu berakhir dengan urusan cinta. Ada yang sampai jadian tapi ada juga yang putus persahabatannya gara-gara suka sepihak. Cinta dan Persahabatan itu ajaib. Bisa membuat kita tertawa, senang, sedih, kesal, dan menangis. Tapi 2 hal itu tak bisa disatukan. Harus merelakan salah satu hubungan antara cinta atau pertemanan. Bahkan ada yang harus melepas kedua hal tersebut. Cinta pertamaku adalah sahabat laki-laki pertamaku. Sebelumnya belum ada laki-laki yang kuanggap dekat. Tapi dia berbeda, karakternya selalu membawa kehangatan bagiku. Itu yang membuatku jatuh cinta padanya. Sayangnya perasaan ini hanya aku yang merasakannya. Akhirnya hubungan kami rusak, kami tidak saling berbicara satu sama lain. Ketika berpapasan selalu saling membuang muka. Sampai akhirnya dia mau berbicara denganku lagi, walau hanya satu atau dua kalimat. Singkat tapi aku senang, walau begitu karena tak ingin hubungan kami rusak lagi, aku hanya menanggapi biasa saja. Ada sepercik rasa kesal padanya karena telah mencampakkanku, tapi aku tak bisa menghilangkan perasaan cinta ini. Kenangan-kenangan indah bersamanya tak bisa kulupakan. Walau tak bisa mendampingimu, dari jauh aku mendoakan semoga kau bertemu pasanganmu dan bahagia.
